Sunday, 3 February 2013

Pria Makhluk Visual

Bukan hal yang aneh bila manusia ingin selalu mendapatkan lebih. Meski emas setinggi gunung ia miliki, intan yang membukit ia duduki, dan hamparan hijau membentang sepanjang mata memandang. Tetapi tanpa rasa bersyukur segalanya percuma. Kekayaan di dunia ini takkan bermakna bila diberikan kepada hati yang selalu dipenuhi nafsu duniawi.

Pria adalah makhluk visual yang ingin selalu memanjakan matanya. Harusnya setiap wanita menyadari hal ini untuk memudahkan langkah selanjutnya. Akan memanfaatkan dalam hal kebaikan atau keburukan?
Sebagian pria mengetahui karakter visualisasi mereka kemudian memanfaatkan untuk hal-hal yang produktif. Makanya tak heran bila banyak designer kondang yang berjenis laki-laki. Entah itu designer fashion, otomotif, furniture, bahkan designer kuliner yang merangkap cheff.

Sayangnya, tak sedikit pria yang malah terperangkap oleh daya visual mereka. Seperti "playboy" dan aliran "donjuan" yang kerap sekali bergonta-ganti pasangan karena selalu risau bila melihat ada target yang lebih molek dari gandengannya. Bahkan yang mengaku tipe setia pun mempunyai jurus lain dalam rangka penyelewengan terhadap citraannya yang dia akui (setia). Memang, Ia tak menduakan status dengan berkomitmen lebih dari satu orang. Tetapi herannya ada saja jalan untuk tebar pesona dan membuka jalan melalui media sosial contohnya seperti mengirim permintaan pertemanan di facebook. Padahal bila ditimbang-timbang logisnya gak ada manfaat ekonomi dengan melakukan hal tersebut.

So, untuk para pria sadari dan lakukan hal yang bermanfaat di masa depan dengan kelebihanmu ini. Atau bila tidak, hal itu akan menjadi kelemahan yang merusak masa depanmu. Menghancurkan masa mudamu, mengecewakan pasanganmu, yang pada akhirnya kamu kan menyesal di kemudian hari.

No comments:

Post a Comment