Haiiii ^^ kali ini aku mau
posting tulisan temenku. Tulisannya bagus, dan jarang sekali aku nemuin dia
dalam keadaan sadar seperti itu. Haaahaa *sorry beib. Dan sayang kalo musti
dibiarkan saja, terlipat diantara kertas tagihan dan bon belanja,
lalu berbalut debu dan termakan waktu. Tanpa ada penghargaan atas buah
pemikiran yang …. gue rasa punya taste sendiri.
Disini menceritakan tiga
orang yang berbeda. Sebuah hubungan yang penuh warna, dikemas dalam bahasa yang
ringan tapi punya rasa yang berat. Kamu pasti bisa rasain deh, sensasi yang
menggantung dan tak ingin berakhir. Apalagi kalo kamu juga tau siapa aja tokoh
yang ada dalam tulisan ini pasti lebih ngena. Well, let’s read this….
Aku …. Ia kamu!!!
Lelah yang aku rasa
berkeliling di fatmorgana dunia ku sendiri sampai engkau datang menghampiri dan
menjemputku, membawaku ke jalan yang tak pernah kulewati…
Semakin lelah tak tertahan
hingga singgah di sebuah ruang kotak berhembus angin (kipas angin) tanpa sadar
aku terlelap….
Dan tersadar kamu mengecup
dengan lembut tanpa dosa
Bodohnya aku terdiam dan
terpaku
Tanpa kusadari semakin
lembut kamu mengecup semakin hanyut dalam ruang kotak…
Dan aku sadar apa yang aku
lakukan…
Kamu yang paling lembut
diantara angin yang berhembus 5cm
Bee … and mee!!!
Waktu …
Waktu …
Dan waktu …
Bee adalah bee
Kicauan yang bee keluarkan
dari setiap kata …
Sangat sederhana dan
terkadang brutal tak terduga … mee adalah mee tak mungkin bersatu bee dan mee
Semua hanyalah kicauan yang
datang tak terduga … tak seperti burung yang selalu berkiau di pagi hari
Dan tak seperti merpati
pengantar pesan …
Hmmm bee … ???
Tanpa alasan yang jelas
mee … miss u
Ay ay yank???
Seperti pagar yang selalu
berdiri tegak di sisi-sisi rumah tanpa ay sadari semuanya hanyalah pagar …
Hmmm yank???
Seperti jalan tol tak
pernah terhambat kemacetan namun akhirnya pergi dan memilih jalan lain …
Maaf … & terimakasih …