aku pernah merasa biasa tentang hadirmu
menganggapmu sekedar pelengkap saat rinduku menyeruak
akan cinta kasih layaknya insan
menertawakan hasratku
melindungi diri
agar rasa sakit tak bisa menembus syarafku
mencegah neuronku terbius oleh pesonamu
hingga.....
aku pun terusik
aku terjatuh dari tingginya ketakutan
pada kegagalan selanjutnya
kau menangkapku secepat kilat
membaringkanku ke awan
aku kini merasa nyaman
dan tak ingin lepaskan
menganggapmu sekedar pelengkap saat rinduku menyeruak
akan cinta kasih layaknya insan
menertawakan hasratku
melindungi diri
agar rasa sakit tak bisa menembus syarafku
mencegah neuronku terbius oleh pesonamu
hingga.....
aku pun terusik
aku terjatuh dari tingginya ketakutan
pada kegagalan selanjutnya
kau menangkapku secepat kilat
membaringkanku ke awan
aku kini merasa nyaman
dan tak ingin lepaskan
No comments:
Post a Comment